STUDI EVALUATIF TENTANG PELAKSANAAN STANDAR PROSES DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA TINGKAT PERTAMA DI SMK NEGERI 1 DENPASAR

Anak Agung Putu Arsana

Abstract


ABSTRAK

ANAK AGUNG PUTU ARSANA, Studi Evaluatif Tentang PelaksanaanStandar Proses dalam Pembelajaran Bahasa Inggris pada Siswa TingkatPertama di SMK Negeri 1 DenpasarTesis ini sudah dikoreksi dan diperiksa oleh Pembimbing I : Prof.Dr. A.A. IstriNgurah Marhaeni,M.A dan Pembimbing II: Prof. Dr. Gede AngganSuhandana.

Kata kunci : Pelaksanaan Standar Proses dan Pembelajaran Bahasa Inggris.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan standar prosespembelajaran bahasa Inggris pada siswa tingkat pertama di SMK Negeri 1Denpasar serta memberikan masukan-masukan positif dan bermanfaat untukkemajuan proses pembelajaran di masa yang akan datang.Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif. Populasi penelitian iniadalah seluruh guru yang mengajar bahasa Inggris berstatus Pegawai NegeriSipil (PNS) dan Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) pada SMK Negeri 1Denpasar yang berjumlah 10 orang, banyaknya anggota sampel yang diambilberjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan, pada perencanaan prosespembelajaran bahasa Inggris pada siswa tingkat pertama di SMK Negeri IDenpasar menunjukkan sebanyak 30% guru memperoleh skor dibawah ratarataberdasarkan skor rata-rata (mean) lebih kecil dari 168,60 dan sebanyak70% guru memperoleh skor diatas rata-rata berdasarkan skor rata-rata (mean)lebih besar dari 168,60. Nilai rata-rata (mean) pada variabel perencanaanpembelajaran yaitu 168,60 dan terletak diantara rentangan skor 168 sampai dengan 200 maka perencanaan pembelajaran memiliki kategori sangat baik(SB).Pelaksanaan proses pembelajaran bahasa Inggris pada siswa tingkatpertama di SMK Negeri I Denpasar menunjukkan sebanyak 30% gurumemperoleh skor dibawah rata-rata berdasarkan skor rata-rata (mean) lebihkecil daripada 209,50 dan sebanyak 70% guru memperoleh skor diatas ratarataberdasarkan skor rata-rata (mean) lebih besar daripada 209,50 dalampelaksanaan pembelajaran. Nilai rata-rata (mean) pada variabel pelaksanaanpembelajaran yaitu 209,50 dan terletak diantara rentangan skor 170 sampaidengan 210 maka perencanaan pembelajaran memiliki kategori baik (B).Penilaian hasil pembelajaran bahasa Inggris pada siswa tingkat pertamadi SMK Negeri 1 Denpasar menunjukkan bahwa sebanyak 30% gurumemperoleh skor dibawah rata-rata berdasarkan skor rata-rata (mean) lebihkecil dari 124,30 dan sebanyak 70% guru memperoleh skor diatas rata-rataberdasarkan skor rata-rata (mean) lebih besar dari 124,30. Nilai rata-rata(mean) pada variabel penilaian hasil pembelajaran yaitu 124,30 dan terletakdiantara rentangan skor 102 sampai dengan 126 maka penilaian hasilpembelajaran memiliki kategori baik (B).Pengawasan proses pembelajaran bahasa Inggris pada siswa tingkatpertama di SMK Negeri 1 Denpasar menunjukkan bahwa sebanyak 30% gurumemperoleh skor dibawah rata-rata berdasarkan skor rata-rata (mean) lebihkecil dari 126,60 dan sebanyak 70% guru memperoleh skor diatas rata-rataberdasarkan skor rata-rata (mean) lebih besar dari 126,60. Nilai rata-rata(mean) pada variabel penilaian hasil pembelajaran yaitu 126,60 dan terletakdiantara skor 126 sampai dengan 150 maka penilaian hasil pembelajaranmemiliki kategori sangat baik (SB).Sedangkan pada bagian lain penelitian menunjukkan adanya hambatanyang ditemui oleh para guru bahasa Inggris diantaranya masukan (input)peserta didik yang memiliki kemampuan kurang dalam berbahasa Inggris,adanya paradigma negatif terhadap bahasa Inggris, perbendaharaan kata danpenguasaan tata bahasa yang belum optimal serta alokasi waktu yang kurangmemadai. Stategi yang digunakan oleh para guru untuk mengatasi hambatantersebut secara umum adalah dengan meningkatkan kualitas diri dan kualitaspengelolaan proses pembelajaran sehingga tujuan yang telah ditetapkan bisatercapai.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.