STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN KOMUNIKATITINTEGRATIF PADA SMA NEGERI DI KABUPATEN BANGLI

Ni Wayan Sukreni

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh: (1)deskripsi tentang efektivitaspelaksanaan program pembelajaran bahasa Indonesia yang menggunakan pendekatankomunikatif-integratif ditinjau dari konteks pada SMA Negeri di Kabupaten Bangli,(2) deskripsi tentang efektivitas pelaksanaan program pembelajaran bahasa Indonesiayang menggunakan pendekatan komunikatif-integratif ditinjau dari input pada SMANegeri di Kabupaten Bangli, (3) deskripsi tentang efektivitas pelaksanaan programpembelajaran bahasa Indonesia yang menggunakan pendekatan komunikatif-integratifditinjau dari proses pada SMA Negeri di Kabupaten Bangli, (4) deskripsi tentangefektivitas pelaksanaan program pembelajaran bahasa Indonesia yang menggunakanpendekatan komunikatif-integratif ditinjau dari produk pada SMA Negeri diKabupaten Bangli.Penelitian ini termasuk jenis penelitian evaluatif dengan mengadopsi modelevaluasi CIPP. Variabel konteks diukur dengan instrumen berupa kuesioner konteks,variabel input diukur dengan kuesioner input, variabel proses diukur dengan observasiproses, dan variabel produk diukur dengan data berupa nilai rapor bahasa Indonesia,siswa kelas XI semester satu. Sampel penelitian berjumlah 5 orang Kepala Sekolah, 5orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum, 5 orang wakil kepala sekolah bidangsarana prasarana, 25 orang guru bahasa Indonesia, dan 327 siswa kelas XI pada SMANegeri di Kabupaten Bangli yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilansampel secara random.Data yang berupa skor variabel konteks, input, proses, dan produk selanjutnyadianalisis dengan jalan mengubah skor ke T-skor. Hasil penelitian menunjukkanbahwa: (1) pelaksanaan program pembelajaran bahasa Indonesia adalah efektif (20%)ditinjau dari konteks, (2) pelaksanaan program pembelajaran bahasa Indonesia efektif(20%) ditinjau dari input, (3) pelaksanaan program pembelajaran bahasa Indonesiaefektif (4%) ditinjau dari proses, dan (4) pelaksanaan program pembelajaran bahasaIndonesia kurang efektif (-9,04%) ditinjau dari produk. Setelah diinterpretasikandalam kriteria efektivitas kuadran Glickman, efektivitas pelaksanaan programpembelajaran bahasa Indonesia termasuk kuadran cukup efektif.Dengan demikian SMA Negeri di Kabupaten Bangli cukup efektifmelaksanakan program pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakanpendekatan komunikatif-integratif. Walaupun dari hasil/produk yang dicapai olehsiswa belum menunjukkan hasil yang efektif.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.