Landasan Konseptual Kurikulum

Pengembangan kurikulum Pascasarjana Undiksha Singaraja di samping mengacu pada ketentuan pokok yang tertuang pada Kepmendiknas Nomor 232/U/2000 dan Nomor 045/U/2002, juga mempertimbangkan menggunakan kerangka konseptual esksistensialisme sebagai titik tolak guna membentuk homo educandum sebagai makhluk organis menjadi pribadi yang berpendirian dan mandiri (mandireng pribadi) sebagaimana dijadikan anutan oleh Ki Hajar Dewantara dalam konsep pembelajaran Taman Siswa.

Belajar dipandang sebagai usaha berkelanjutan yang disadari sepenuhnya oleh peserta didik dengan pilihan belajar secara otonom sejalan dengan realitas lingkungan yagn dinamis. Kurikulum diharapkan membantu terbentuknya suatu struktur ilmu pengetahuan yang dinamis dengan sistem pemanfaatan dan penguasaan pengetahuan tersebut pada realitas lingkungan yang secara kontesktual terbentang di hadapan peserta didik atau lulusan. Dengan demikian perolehan kompetensi yang dijadikan pendekatan pada kedua Kepmendiknas tersebut di atas dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi secara actual tidak terlepas dari konteks dan realitas lingkungannya. Bahwa realitas selalu berubah dan beragam bentuk serta manifestasinya. Oleh sebab itu pengalaman belajar harus selalu beradaptasi dengan perubahan tersebut sehingga diperoleh kompetensi yang bersifat adaptif dan berkembang.

Kurikulum Pascasarjana Undiksha Singarja dikembangkan dengan memperhatikan perlunya pengembangan berbagai katagori kompetensi peserta didik yang ditunjang oleh struktur keilmuan yang dinamis serta kemampuan penerapan ilmu pengetahuan yang sejalan dengan realitas dan konteks dan realitas lingkungan sangat dipertimbangkan, lebih – lebih dalam pengembangan kurikulum institusional.

Dengan acuan tersebut di atas, struktur kurikulum dirancang dengan pendekatan kompetensi yang didukung oleh bentukan materi dasar dan pendukung ke arah pembentukan berbagai kompetensi yang diperlukan seperti kemampuan mengembangkan dan memutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi, memecahkan berbagai masalah di bidang keahlian, dan memiliki kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya.