Lovina, Bali — Kegiatan pembelajaran lapangan berbasis Outcome-Based Learning (OBL) yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari dalam dan luar negeri dilaksanakan di kawasan wisata Lovina, Buleleng, Bali, pada 19–23 Januari 2026. Kegiatan ini berfokus pada penguatan pemahaman pariwisata berkelanjutan, khususnya praktik dolphin watching tourism.
Kegiatan ini diikuti oleh 24 mahasiswa dan 2 dosen dari Program Master of Science International Management, School of Business, University of Applied Sciences and Arts Northwestern Switzerland (FHNW) Swiss, 6 mahasiswa Program Studi S2 Ilmu Manajemen Undiksha, serta 12 mahasiswa dan dosen Universitas Pignatelli Triputra, dengan dukungan Bluebell Education International sebagai tuan rumah.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa dibagi ke dalam enam kelompok untuk melakukan observasi lapangan terhadap aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi pariwisata dolphin watching di Lovina. Hasil observasi tersebut menjadi dasar penyusunan rekomendasi pengelolaan wisata yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Rangkaian pembelajaran juga dilengkapi dengan sesi Sharing of Perspectives and Experiences in Indonesia bersama Bapak Ivan Sandjaja, Managing Director Global Entrepreneurship Network, serta kegiatan Balinese Cooking Class dan kunjungan budaya ke Desa Sudaji dan Pura Beji. Kegiatan ini bertujuan memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap budaya lokal dan keterkaitannya dengan pariwisata berkelanjutan.
Kegiatan dibuka secara resmi pada 19 Januari 2026 oleh perwakilan Direktur Program Pascasarjana dan dihadiri oleh Dinas Pariwisata Buleleng, Kepala Desa Kalibukbuk, serta Ketua Kelompok Nelayan. Penutupan dijadwalkan pada 23 Januari 2026 di Lovina Haven Boutique Resort, sekaligus penyerahan bantuan kepada Kelompok Nelayan Desa Kalibukbuk. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara institusi pendidikan, mitra industri, dan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Lovina.







