Singaraja – Suasana akademik kembali terasa di lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Pada Senin, 28 September 2026, tepatnya di Ruang Ganesha 3, Gedung Rektorat Undiksha, menjadi tempat digelarnya Ujian Terbuka Program Pascasarjana Undiksha yang menghadirkan dua promovendus dari Program S3 Teknologi Pendidikan.
Ujian terbuka tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan akademik Solihin dan Pascalian Hadi Pradana. Keduanya sama-sama mengangkat isu pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan pendidikan saat ini, khususnya bagaimana model pembelajaran dan faktor internal peserta didik dapat berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi siswa.
Promovendus pertama, Solihin, mempresentasikan disertasi berjudul “Pengaruh Model Guided Inquiry Berbantuan LKPD Digital dan Tingkat Kemandirian Belajar terhadap Kemampuan Membaca, Menulis, dan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Woha.” Penelitian tersebut mengangkat pemanfaatan model guided inquiry yang dipadukan dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital, sekaligus melihat keterkaitannya dengan tingkat kemandirian belajar siswa.
Disertasi Solihin dipromotori oleh Prof. Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd. Setelah melalui rangkaian ujian terbuka, Solihin tercatat sebagai lulusan ke-273 Program Pascasarjana Undiksha dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92 dan meraih predikat cumlaude.
Tidak berhenti di situ, sesi berikutnya dilanjutkan dengan ujian terbuka promovendus kedua, Pascalian Hadi Pradana. Mahasiswa Program Doktor Teknologi Pendidikan tersebut mengangkat disertasi berjudul “Pengaruh Model Project Based Flipped Learning dan Motivasi Belajar Matematika terhadap Keterampilan Collaborative dan Creative Thinking Siswa.”
Topik yang diangkat Pascalian menyoroti dua keterampilan yang semakin relevan dalam pembelajaran masa kini, yakni collaborative thinking dan creative thinking. Melalui model project based flipped learning, penelitian ini memotret bagaimana pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang dipadukan dengan konsep flipped learning dapat dikaji bersama faktor motivasi belajar matematika dalam pengembangan keterampilan siswa.
Pascalian Hadi Pradana dipromotori oleh Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. Ia menjadi lulusan ke-274 Program Pascasarjana Undiksha dengan perolehan IPK 3,93 predikat pujian.
Dua ujian terbuka tersebut sekaligus memperlihatkan geliat riset di bidang Teknologi Pendidikan Undiksha yang terus bergerak mengikuti dinamika pembelajaran. Dari pemanfaatan LKPD digital hingga integrasi project based learning dan flipped learning, penelitian para promovendus membawa isu tentang bagaimana pembelajaran dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan siswa dan perkembangan pendidikan.
Bagi kedua promovendus, ujian terbuka bukan sekadar garis akhir perjalanan doktoral. Lebih dari itu, momen ini menjadi ruang untuk mempertanggungjawabkan hasil riset sekaligus membawa gagasan akademik agar dapat memberi kontribusi bagi praktik pendidikan.















