Singaraja — Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali melahirkan tiga lulusan doktor melalui Ujian Terbuka yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026 di Ruang Auditorium Program Pascasarjana Undiksha. Ketiga promovendus dan promovenda berasal dari tiga program studi doktoral dengan bidang kajian yang beragam.
Promovendus pertama, I Putu Yoga Laksana, berasal dari Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Inggris. Ia mempertahankan disertasi berjudul “Revealing the Implementation of E-Portofolio Assesment with Generative AI Assistance Toward Vocational Students’ Speaking Performance, Feedback Literacy, Willingness to Communicate, and Psychological Well-Being.”
Penelitian tersebut mengkaji implementasi asesmen e-portofolio dengan bantuan generative AI dalam kaitannya dengan kemampuan berbicara, literasi umpan balik, kemauan berkomunikasi, dan kesejahteraan psikologis siswa sekolah vokasi. Yoga Laksana dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. Setelah menyelesaikan ujian terbuka, Yoga Laksana tercatat sebagai lulusan doktor ke-261 Undiksha dengan IPK 4,00 dan meraih predikat Summa Cumlaude.
Promovenda kedua, Desak Putu Reza Maylita, merupakan lulusan Program Studi S3 Pendidikan Dasar. Ia mengangkat disertasi berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Green Konstitution Berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Sikap Nasionalisme dan Literasi Siswa Sekolah Dasar.”
Disertasi tersebut berfokus pada pengembangan model pembelajaran Green Konstitution yang berlandaskan falsafah Tri Hita Karana untuk mendukung peningkatan sikap nasionalisme dan literasi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Reza Maylita dipromotori oleh Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. Ia menjadi lulusan doktor ke-262 Undiksha dengan IPK 3,88 dan predikat Cumlaude.
Sementara itu, promovenda ketiga, Indra Himayatul Asri, berasal dari Program Studi S3 Ilmu Pendidikan. Ia mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Masalah (PBL) Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMA.”
Penelitian ini mengembangkan modul pembelajaran Biologi berbasis Problem-Based Learning (PBL) yang berdiferensiasi dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Indra Himayatul Asri dipromotori oleh Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. Indra Himayatul Asri tercatat sebagai lulusan doktor ke-263 Undiksha dengan IPK 3,97 dan predikat Cumlaude.
Ujian terbuka ini menjadi bagian dari upaya Undiksha dalam menghasilkan lulusan doktor yang memiliki kompetensi akademik sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan. Ketiga disertasi yang dihasilkan menunjukkan keberagaman inovasi penelitian, baik melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, penguatan nilai kearifan lokal dalam pembelajaran, maupun pengembangan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.










