Kuta – Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (PPs Undiksha) menyelenggarakan International Conference on Education, Leadership, and Interdisciplinary Studies (ICELIS) pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Truntum Hotel Kuta. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan akademisi, praktisi, presenter, dan peserta dari berbagai latar belakang.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Pendidikan Ganesha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I. Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Program Pascasarjana Undiksha serta Wakil Direktur I dan II Program Pascasarjana Undiksha.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes menekankan bahwa perkembangan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan saat ini. Menurutnya, teknologi bukan sesuatu yang dapat dihindari atau dihilangkan, melainkan perlu disikapi dengan kesiapan untuk hidup berdampingan dan beradaptasi. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) perlu direspons secara bijak agar pemanfaatannya tidak mengurangi kemampuan berpikir kritis (critical thinking) dan berpikir analitis (analytical thinking). Oleh karena itu, kemampuan berpikir kritis dan analitis tetap perlu dikembangkan di tengah berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi.
ICELIS 2026 menghadirkan 4 keynote speaker dari kalangan akademisi dan praktisi, baik dari dalam maupun luar negeri. Pembicara pertama adalah I Ketut Budiarsa, S.Pd., M.Pd., Pengawas Sekolah pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, yang hadir secara luring. Selanjutnya, Prof. Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D., Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang, turut hadir secara langsung. Sementara itu, 2 keynote speaker lainnya berpartisipasi secara daring, yakni Prattana Srisuk, Ph.D., Direktur Thai Global Business Administration Technological College, serta Nicholas Van Hattem, LLB, BA, Australian Barrister at Francis Burt Chambers, Western Australia.
Selain menghadirkan 4 keynote speaker, konferensi ini juga melibatkan 10 invited speaker yang terdiri atas 2 pembicara luring dan 8 pembicara daring dalam rangkaian sesi paralel (parallel sessions). Kehadiran para pembicara tersebut turut memberikan ruang bagi pertukaran gagasan dan perspektif keilmuan dalam berbagai bidang kajian.
Dari sisi partisipasi, ICELIS 2026 diikuti oleh 68 presenter, yang terdiri atas 12 presenter luring dan 56 presenter daring. Sementara itu, jumlah peserta tercatat sebanyak 176 orang, dengan rincian satu peserta hadir secara luring dan 175 peserta mengikuti kegiatan secara daring.
Pelaksanaan ICELIS 2026 secara hybrid menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan partisipasi serta membuka ruang pertukaran pengetahuan lintas institusi dan negara. Melalui konferensi ini, PPs Undiksha mendorong pengembangan wawasan akademik, diseminasi hasil penelitian dan kajian, serta penguatan jejaring kolaborasi dalam bidang pendidikan, kepemimpinan, dan kajian interdisipliner.
Penyelenggaraan konferensi internasional ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi akademisi dan praktisi untuk berbagi gagasan, memperluas perspektif keilmuan, serta memberikan kontribusi dalam menjawab berbagai tantangan di bidang pendidikan dan kepemimpinan.
























