Singaraja, 17 April 2026 – Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture yang menghadirkan Dr. Edwin Hoffman sebagai narasumber. Beliau adalah dosen eksternal dari Alpen-Adria-Universität Klagenfurt, Austria, yang dikenal dengan kajiannya di bidang komunikasi lintas budaya. Adapun kuliah yang diselenggarakan mengusung tema “Cultures don’t meet, people do“ dan menghadirkan pembahasan mengenai inclusive communication atau komunikasi inklusif. Dr. Edwin Hoffman mengembangkan model TOPOI yang merupakan alat analisis untuk mendeteksi kemungkinan kesalahpahaman ketika orang dari latar belakang budaya yang berbeda berkomunikasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai Program Studi di Program Pascasarjana, Undiksha. Dalam kuliah tamu tersebut, Dr. Hoffman menyampaikan materi mengenai inclusive communication atau komunikasi inklusif. Beliau juga memperkenalkan TOPOI model yang dikembangkannya sebagai sebuah alat untuk mendukung komunikasi yang inklusif dalam konteks lintas budaya. Model ini berlandaskan pada gagasan bahwa interaksi tidak terjadi antar budaya secara abstrak, melainkan antar individu, sebagaimana tercermin dalam slogannya, “Cultures don’t meet, people do”.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Program Pascasarjana Undiksha. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperluas wawasan serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi yang inklusif dalam lingkungan pendidikan maupun masyarakat yang beragam.








