Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui Program Pascasarjana menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Digital Governance dan Kecerdasan Buatan dalam Kebijakan Publik dan Pendidikan: Peluang, Tantangan, dan Etika di Indonesia” pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Auditorium Program Pascasarjana Undiksha.
Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama melalui Memorandum of Agreement (MoA) antara Program Pascasarjana Undiksha dan Universitas Puangrimaggalatung dalam rangka memperkuat kolaborasi akademik serta pengembangan keilmuan di bidang pendidikan dan kebijakan publik berbasis teknologi digital.
Seminar nasional ini dihadiri oleh Wakil Direktur I dan Wakil Direktur II Program Pascasarjana Undiksha, Koordinator Program Studi S2 Administrasi Pendidikan, serta jajaran pimpinan dari Universitas Puangrimaggalatung. Kegiatan tersebut menjadi wadah diskusi ilmiah bagi akademisi, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dalam merespons perkembangan digital governance serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di era transformasi digital.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Mada Sutapa dari Universitas Negeri Yogyakarta, Dr. Muhammad Nasir dari Universitas Puangrimaggalatung yang menyampaikan materi secara daring, serta Prof. Dr. Kadek Rihendra Dantes dari Undiksha yang hadir secara luring. Ketiganya membahas peluang, tantangan, dan aspek etika dalam pemanfaatan kecerdasan buatan di bidang pendidikan dan kebijakan publik, termasuk perannya dalam mendukung efektivitas pembelajaran, pengambilan keputusan, dan inovasi layanan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya literasi digital serta pemanfaatan teknologi AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.









